Ketika tiada sahabat untuk membagi uneg -uneg dalam hati
Bertambah berat saja beban di pundakku
Air mata yang tertahan malu
Menjadikan kata menyerah adalah pilihan paling besar
Kutengok belakang nampak wajah adik-adkku
Wajah dengan keingin tahuan
Belajar dengan penuh semangat
Menjadikan tangan ini bergetar
Tamparan malu menilas jelas pada pipiku
Apakah sudah waktu mencari sosok sandaran hidup
Entahlah
Semoga jalan Mu terlihat jelas di setiap langkahku
salam kalem: EnZ_10


Tidak ada komentar:
Posting Komentar